Langsung ke konten utama

ZAMAN EDAN! Sanking Kebeletnya, Cewek Cantik Perk0s4 Cowok Ganteng

Ilustrasi
Pemerk0sa4n yang terjadi di Manado ini seakan sulit diterima akal sehat. Betapa tidak, jika pemerk0sa4n biasanya menimpa para kaum hawa, tapi kali ini justru yang menjadi korban adalah lelaki ganteng yang masih duduk di bangku SMP.

Sebut saja namanya Boy, 15. Laki-laki yang menurut orang tuanya mengalami keterbelakangan mental itu menjadi korban pelecehan oleh PM alias Putri, 14, warga Kelurahan Malendeng, Kecamatan Paal Dua, Kota Manado, Sulawesi Utara.

Peristiwa tersebut sejatinya terjadi pada di kos-kosan Putri.

Di hadapan hamba hukum, ibu lelaki ganteng tersebut mengaku anak semata wayangnya menjadi korban pencabulan gadis cantik yang indekos tidak jauh dari rumah mereka. Kala itu Boy diajak Putri ke tempat kosnya. Ajakan itu langsung diiyakan korban.

Setibanya di tempat kos, Putri yang sudah kebelet ingin melakukan hubungan s3ks tanpa membuang waktu langsung menggerayangi tubuh dan melucuti celana lelaki yang dikenal pendiam tersebut.

Boy sempat mengelak dan mencoba mendorong Putri yang sudah memeluk erat tubuhnya. Namun, Putri semakin beringas dan langsung melucuti celana korban.

Tak ingin menyia-nyiakan situasi, Putri berusaha ingin memuaskan nafsunya yang sudah sampai ubun-ubun. Ronde demi ronde dilalui Putri, hingga akhirnya mereka tertidur.

Takut akan terjadi sesuatu dengan dirinya, Boy yang baru saja dicabuli tersebut berpamitan pulang dan menyimpan rapat-rapat peristiwa itu.

Namun, entah kenapa, siang itu Boy secara spontan menceritakan bahwa dirinya pernah diperkosa Putri yang tak lain adalah kepada ibunya.

Kapolresta Manado Kombes Pol Hissar Siallagan yang diwakili Kasubbag Humas AKP Rolly Sahelangi saat dikonfirmasi membenarkan laporan tersebut. "Untuk sementara, korban dalam tahap pemeriksaan visum," ujarnya. (*/c5/ami) 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menteri Malaysia : Wirathu Jangan Coba-coba ke Aceh, Atau Rudal Kami yang Akan Menyambut Duluan!

Menteri Pertahanan Malaysia Hishamuddin Hussein, menanggapi seruan Wirathu yang mengancam akan menyerang Aceh, Rabu (15/3/2017).

Berbicara kepada wartawan di lobi parlemen, Hishamuddin mengatakan bahwa Malaysia memiliki hubungan istimewa dengan Indonesia, khususnya Nangroe Aceh Darussalam.

Hishamuddin mengatakan, Malaysia akan dengan senang hati mengirimkan rudal-rudal mereka jika mendeteksi ada kapal atau pesawat Myanmar yang berisi biksu yang ingin menyerang Aceh.

”Hubungan Malaysia dan Indonesia seperti saudara kandung. Terlebih dengan Aceh. Kami tidak akan membiarkan seorang biksu pun yang dengan leluasa melewati laut Malaysia, tanpa berhadapan dengan rudal-rudal kami,” katanya.

Malaysia yakin Biksu Wirathu akan berpikir hingga sejuta kali jika ingin membuat rusuh di Aceh.

”Sangat tidak masuk akal jika Biksu Wirathu berani ke Aceh. Saya yakin ia akan membuat lubang kuburnya sendiri jika berani ke sana,” imbuh dia, seperti dikutip The Star.

Menhan Malaysia yang masih kerabat dekat…

Tidak Dipedulikan Pemerintah, Turki dan Brunei Berebut Bocah Aceh Ini

Naufal Rizki, pelajar kelas 2 MTSN Langsa Lama, Kota Langsa, Aceh penemu energi listrik dari pohon kedondong mulai diincar negara luar. Tak tanggung-tanggung, Turki dan Brunei melalui menteri energinya mengaku tertarik memboyong Naufal ke nagara mereka. Hal ini mengemuka setelah tidak adanya tindak lanjut dari pemerintah Indonesia meneruskan penelitian energi yang terbarukan tersebut.

"Energi yang terbarukan adalah masa depan dunia. Para penemunya adalah permata yang layak diperebutkan," ujar Menteri Energi Turki Yildiz, Senin (8/5) seperti dikutip dari AFP seraya menyayangkan pemerintah Indonesia yang tidak jeli melihat potensi rakyatnya sendiri.

Senada dengan Yildiz, Menteri Energi Brunei Darussalam Mohammad Yasmin bin Haji Umar juga mengutarakan hal yang sama.

"Efisiensi energi mutlak diberlakukan. Masa depan dunia berada di genggaman para penemu energi yang terbarukan. Kami berani membayar mahal demi hal tersebut," kataYasmin bin Haji Umar.

Biaya Penelitian Na…

Biksu Wirathu : Tak Ada yang Dapat Membendung Kami ke Aceh!

Terkait hukuman cambuk yang dikenakan kepada 2 orang pemeluk Buddha di Aceh, Wirathu selaku biksu Myanmar yang anti-Islam kembali meneriakkan ancamannya.

Biksu yang mendalangi pembantaian ratusan ribu muslim di Rohingya ini berjanji akan membalas perlakuan muslim di Aceh terhadap umat Buddha. Dikutip dari Aljazeera, Wirathu membanggakan pembunuhan massal yang telah dilakukan para pengikutnya.

"Kami telah membantai ratusan ribu muslim di Myanmar, tak ada yang dapat membendung kami ke Aceh," ujar biksu yang hanya dihukum satu tahun ini.

"Para biksu sudah dibekali kemampuan militer. Kami tidak hanya akan mengusir umat muslim di Myanmar, tapi juga di Asia Tenggara ini. Agar kedamaian tercipta abadi," ketusnya.



Biksu bernama lengkap Ashin Wirathu itu menyebarkan kebencian ke tengah masyarakat Myanmar. Dia menanamkan ketakutan suatu saat kelompok Muslim minoritas akan menguasai negara yang dulu dikenal dengan nama Burma itu.

Sepuluh tahun lalu, publik belum pernah mende…