Header Ads

KUPAS TUNTAS! Bencinya Media Asing Terhadap Anies dan Kapal Perang AS di Selat Sunda




Kesibukan jelang Pilkada DKI membuat sebagian besar warga tidak memperhatikan pergerakan besar yang terjadi. Benang merah semakin jelas terlihat tatkala Anies-Sandi keluar sebagai pemenang dengan perolehan suara yang signifikan.

Sebelumnya, ramai diberitakan media asing, bahwa kemenangan Anies-Sandi adalah kemenangan Islam radikal di Indonesia.

Anies dilihat sebagai “seorang politisi Muslim berpendidikan tinggi, memanfaatkan serangan balik terhadap Ahok dengan mencari dukungan dari para ulama konservatif dan tokoh radikal ‘pinggiran’ yang menentang pemilihan non-Muslim.”

Mayoritas media-media asing menyebut Pilkada DKI sebagai pemilihan umum yang terpecah belah, dengan mengaitkannya pada kasus penistaan agama yang menjerat Ahok. Seperti dilansir CNN, Kamis (20/4/2017), media ternama Amerika Serikat (AS) itu memberi judul 'Jakarta governor concedes election after divisive campaign' pada artikelnya soal Pilkada DKI yang digelar pada Rabu (19/4) kemarin. 


Media AS lainnya, New York Times (NYT), memberi judul 'Jakarta Governor Concedes Defeat in Religiously Tinged Election' dalam artikelnya soal pilkada Gubernur DKI Jakarta. NYT menyebut kekalahan Ahok ini sangat 'menghancurkan'. 

Bukan hanya itu, kapal induk Amerika Serikat yang seharusnya berangkat ke Semenanjung Korea, malah merapat di Selat Sunda pada 19 April 2017 lalu. Hal ini diduga sebagai intimidasi keras bagi Indonesia yang sedang menggelar Pilkada di DKI.

Seperti dirilis Tempo.co, kapal induk bertenaga nuklir USS Carl Vinson yang diperintahkan Presiden Amerika Serikat atau AS, Donald Trump, untuk ke Semenanjung Korea pekan lalu, baru-baru ini justru terlihat di Selat Sunda, Indonesia.

Seperti dilansir The New York Times, Rabu 19 April 2017, foto kemunculan kapal induk AS di dekat perairan Indonesia itu dirilis oleh Angkatan Laut Amerika Serikat pada Selasa lalu.

Keberadaan USS Carl Vinson di Selat Sunda membuat bingung banyak pihak karena Indonesia dan Semenanjung Korea berjarak 3.500 mil.

Hal tersebut semakin mempertegas wejangan Bung Karno kepada bangsa ini. "Jika engkau mencari pemimpin, carilah yang dibenci, ditakuti atau dicacimaki asing. Karena itulah yang benar."


Untuk diketahui, kemenangan Anies-Sandi akan mempermulus langkah Prabowo Subianto yang selama ini didera fitnah kejam, untuk membawa bangsa ini ke zaman kejayaan.
Silahkan KLIK LIKE :





Tidak ada komentar