Header Ads

Sebelum Persatukan Islam di Dunia, Erdogan Ziarah ke Makam Sahabat Nabi dan Makam Muhammad Al Fatih




Hari pertama setelah memenangkan Referendum, Erdogan langsung berziarah ke makam sahabat Nabi yang syahid di Perang Konstantinopel, Abu Ayyub Al Anshari (أبو أيوب الأنصاري).

Kebiasaan ini turun temurun khas sultan-sultan Utsmany.

Abu Ayyub Al Anshari adalah penduduk Madinah (Yatsrib) yang mendapat kehormatan menjadi tuan rumah saat Rasulullah SAW hijrah dari Makkah ke Madinah. Ia mengikuti setiap pertempuran dalam membela Islam.

Sampai pada zaman Khalifah Muawiyah bin Abu Sufyan, Ia ikut bertempur melawan kekaisaran Romawi untuk menaklukan Konstantinopel dipimpin panglima perang Yazid bin Mu'awiyah. Ia syahid dan dimakamkan di Konstantinopel yang sekarang bernama Istanbul.

Erdogan juga berziarah ke makam Sultan Muhammad II atau yang dikenal dengan Muhammad Alfatih, penakluk Konstantinopel.

Tak lupa, Erdogan juga berziarah ke makam Erbakan. Necmettin Erbakan adalah 'murobbi' Erdogan sekaligus senior dalam memperjuangkan Islam Politik di Turki.

Erbakan sempat menjadi Perdana Menteri Turki sebelum dikudeta militer. Erdogan lah yang sekarang ini melanjutkan dan menuntaskan perjuangan Erbakan.

Berziarah ke makam pahlawan-pahlawan tadi di hari pertama pasca Referendum, sepertinya Erdogan ingin menyampaikan pesan bahwa waktu "futuh" sudah tiba. Kejayaan kembali Turki dan Dunia Islam saat era Utsmany sudah di depan mata.

Kemenangan Referendum pada Ahad 16 April 2017 tak bisa dipungkiri merupakan perkembangan politik paling penting di negeri itu sejak runtuhnya Kekhalifana Turki Utsmany dan berdirinya Republik Turki pada 1923.

Kemenangan Referendum salah satu gerbang kemerdekaan umat Islam yang saat ini masih terjajah. Tak heran dunia Barat mati-matian agar Erdogan kalah dalam Referendum. Makar mereka dibalas Allah dengan kemenangan Referendum.

Masih panjang perjalanan. Dan Erdogan memulai "futuh" tersebut dengan lantunan ayat suci Al Quran dan belajar dari para pahlawan terdahulu dengan berziarah. (pid)


Tidak ada komentar