Header Ads

Gembong Rampok Tewas Ditembak Perwiira Kopaska, Ini Kata Polisi...




Tindakan Mayor TW yang menembak mati dua pencuri motor di rumahnya, mendapat banyak respon positif dari Netizen.

Mereka menilai bahwa reaksi anggota Kopaska itu sudah tepat. Pasalnya, sosok penjahat yang dikirim ke akhirat adalah residivis kelas kakap, Aziz, sang bandit L300.

Hal tersebut terlihat dari beragam komentar yang tertuang di laman Facebook Jawa Pos. Seperti komentar akun FB Elfrits Siahaan pada berita yang memuat kronologis peristiwa tersebut.

"Mantap, good job Kopaska. Maling memang harus didor," tulisnya.

Akun lainnya, Uku Silvestor, menilai bahwa penembakan itu seolah sudah menjadi garis takdir para bandit.

"Maling ketemu batunya,, mantep banget kalau di tembak semuanya," sebutnya.

Selain memberikan komentar serius, ada pula yang berkomentar bernada candaan. Akun Asnan Nuri malah menyarankan bahwa kawanan maling itu sebaiknya diberi racun agar jerah.

"Kenapa ditembak pak.. harusnya diajak ngopi sambil cerita yang indah2.. jangam lupa kopinya dicampur sianida sedikit," guraunya.

Apa yang telah dilakukan oleh Mayor TW memang dianggap heroik oleh banyak netizen.

Menanggapi hal itu, Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin mengatakan bahwa tidak ada aturan soal kewenangan anggota TNI menindak pelaku kejahatan.

Namun pada kondisi tertentu anggota di luar institusi polri bisa saja melakukannya.

"Ya silakan saja (menindak pelaku, red). Nggak apa-apa. Kalau (pelaku) melawan, tangkap tangan boleh saja," tegasnya singkat mengomentari kejadian di Simorejo 102 A itu.

Polisi sejatinya juga terbantu, lantaran Aziz adalah salah satu buronan yang paling dicari alias most wanted. Atas dasar hal itu, korps berseragam cokelatpun bakal mengapresiasi Mayor TW.

Rencananya, Kamis pagi (6/7), Mayor TW bakal diundang ke Mapolrestabes Surabaya untuk diberi penghargaan.

Penghargaan tersebut akan diberikan di ruang kerja Kapolrestabes M. Iqbal pada pukul 07.30. (did/JPG)


Tidak ada komentar