Header Ads

Meski Telat, Akhirnya Keluar Penyataan Resmi dari Pemerintah Indonesia Terkait Palestina



Presiden Joko Widodo mengutuk keras tindakan kekerasan Isreal yang telah menyebabkan tiga orang jemaah tewas dan lebih dari 100 luka-luka di Kompleks Masjid Al-Aqsa.

"Indonesia mengecam keras, sekali lagi, Indonesia mengecam keras pembatasan beribadah di Masjid Al-Aqsa. Indonesia juga mengecam keras jatuhnya tiga korban jiwa yang baru saja saya mendapat informasi," ujar Presiden Jokowi di Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta, Sabtu (22/7).

Indonesia kata Presiden Jokowi menolak segala bentuk aksi kekerasan dan pelanggaran HAM, termasuk pembunuhan terhadap jemaah yang berupaya menjalankan haknya untuk melakukan Ibadah di tempat suci umat Islam Masjid Al-Aqsa.

Pemerintah Indonesia telah mendesak Dewan Keamanan PBB untuk mengambil langkah terhadap Israel. Segala bentuk pelanggaran keamanan yang dilakukan Israel di lingkungan Al-Aqsa harus ditindak secara tegas. Indonesia juga telah mendesak agar negara-negara yang tergabung dalam Organisasi Kerjasama Islam (OKI) untuk melakukan pertemuan darurat guna membahas situasi di kompleks Al-Aqsa.

Pemerintah hendak mengingatkan kembali kepada Israel untuk tidak mengubah status quo di lingkungan masjid itu, serta Dome of the Rock tetap dapat menjdi tempat suci yang mudah diakses bagi semua umat Muslim.

Pemerintah Indonesia mengajak semua pihak untuk menahan diri, agar situasi tidak memburuk. Bagi banyak warga Muslim, yang khususnya berasal dari Palestina, akses ke lingkungan Masjid Al-Aqsa sejak lama sangatlah sulit akibat kebijakan dan tindakan yang dilakukan Israel.[san]
Silahkan KLIK LIKE :





Tidak ada komentar