Header Ads

Terkait Al-Aqsa, Erdogan Kecewa dengan Indonesia, "Apakah Masih Ada Muslim di Negeri Itu?"



Polisi Israel terus menyulut ketegangan di Masjid Al Aqsa. Ini setelah selasa (18/7/2017) malam waktu setempat, imam berpengaruh di satu dari tiga tempat suci umat Islam itu ditembak usai memimpin salat. Sheikh Ikrima Sabri namanya.

Aljazeera melaporkan, setidaknya 50 warga Palestina terluka dalam bentrokan tersebut.

Pemimpin negara-negara Islam mulai menyerukan kecaman. Terlebih saat Presiden Palestina Mahmoud Abbas menyerukan Hari Kemarahan sebagai protes tindakan keamanan baru yang diperkenalkan oleh Israel Al Aqsa. Keamanan yang dimaksud adalah pemeriksaan ketat menggunakan detektor logam bagi para calon Tamu ke Rumah Allah.

Namun kekecewaan diungkapkan Presiden Turki Erdogan yang tidak melihat dukungan dari pemerintah Indonesia.

"Sesama muslim adalah bersaudara. Sangat aneh jika ada negara mayoritas muslim (Indonesia) yang diam saja ketika saudaranya dibantai. Apakah masih ada muslim di negara itu?," sindir Erdogan.

Sementara itu Koordinator Aksi Bela Al-Aqsa Hamas Rausyan Fikr dalam keterangan persnya mendesak pemerintah Indonesia tegas dalam menyikapi permasalahan di Gaza.

"Kami ingin pertegas agar DPR dan pemerintah kutuk keras apa yang terjadi di Palestina sekarang," tegas Hamas yang juga wakil ketua Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Semarang.

Dalam Aksi Bela Al-Aqsa, massa menggelar tausiyah dan doa oleh para tokoh Islam yang hadir. Peserta aksi terdiri dari aksi Cepat Tanggap (ACT), Ikatan Dai Indonesia (IKADI), KAMMI, Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) Puskomda Semarang, BBI Kota Semarang, Baitul Maal Hidyatullah, Relawan Indonesia Kota Semarang, FKAM, dan Jaringan Pemuda Remaja Masjid Indonesia (JPRMI). [wah] 
Silahkan KLIK LIKE :





4 komentar:

  1. Ya Allah , lindungi negeri ini dari rezim yang akan menghancurkan persatuan,, Maafkan tidak bisa menempatkan sebagai saudara muslim untuk bisa 'marah' akan kejadian di Mesjid Aqsa,, , namun kekuasaan MU adalah segalanya ,, semoga muslim di dunia ini selalu dalam kasih sayngMu ya Robbi,, Berikan balasan kepada kaum yang hendak menghancurkan rumah ibadah MU,,, aamiinn

    BalasHapus
  2. kalau urusan beginian lidahnya mendadak kelu, gak bisa ngomong.

    BalasHapus
  3. Seharusnya kita sebagai negara mayoritas muslim menanggapi semua keluhan keluhan saudara kita muslim yang tengah dalam kesulitan, bukan hanya diam dan menonton saja....
    Dimana UKHWAH ISLAMIYYAH sebagai seorang muslim.....

    BalasHapus
  4. tidak perlu berharap dengan pemerintah maupun DPRRI. Hanya menjadi lelucon saja seruan jihad jika meluncur dari mulut seorang ketua DPRRI yang tersangka korupsi.

    BalasHapus