Langsung ke konten utama

[VIDEO VIRAL] Awalnya Disepelekan Gubernur, Tapi Saat Imam Gimbal Ini Baca Alfatiha, Ternyata...


Sofyan Alop, imam berambut gimbal bersuara merdu saat mengimami salat mengaku tak sengaja bertemu dengan gubernur Maluku Utara Abdul Ghani Kasuba saat salat. Bahkan, Sofyan sempat bertemu empat mata dengan Abdul. Bagaimana ceritanya?

Pertemuannya dengan Gubernur Maluku Utara inilah yang menjadi awal mula tersebarnya video salatnya yang viral. Saat berbincang dengan detikcom, Sabtu (29/7/2017), Sofyan menuturkan ia baru menunaikan salat magrib berjemaah seusai sang gubernur salat jamak. Nah, saat bertindak sebagai imam, Sofyan merasa sempat dipandang sebelah mata oleh Abdul.

"Saya disuruh jadi imam, ya sudah saya maju dan kebetulan ada Pak Gubernur Maluku Utara yang sedang salat jamak.

Pas saya maju jadi imam, Pak Gubernur ini biasalah dengan ekspektasi negatif atau apa. Lalu pas saya baca surat Al-Fatihah beliau kagum dan mundur ke belakang duduk," kata Sofyan. Cerita soal Gubernur yang duduk memperhatikan dia terima setelah mereka berinteraksi usai salat.

Sang gubernur, yang sudah menunaikan salat jamak menginstruksikan kepada ajudan pribadinya untuk merekam video karena kagum dengan suara Sofyan saat melantunkan ayat suci Alquran. Video inilah yang akhirnya menjadi viral di media sosial.

"Pas di rakaat kedua, dia menyuruh ajudannya untuk merekam. Tapi kan kita nggak tahu," kata Sofyan.

Seusai salat, mereka berdua berkenalan, awalnya Abdul tak mengenal Sofyan yang berprofesi sebagai aktor. Kemudian, Sofyan diajak untuk bertemu empat mata dengan Abdul.

"Nah ajudannya bilang 'dia pemain film juga'. Lalu Pak Gubernur bilang 'ajak dia untuk bertemu saya langsung'. Itu ketemu di Bidakara nggak sengaja. Kebetulan saya ada meeting Asian Games, mungkin Pak Gubernurnya juga ada acara di situ. Baru pas selesai salat, kami ngobrol dan disuruh ke lantai 10," urai Sofyan.

Saat pertemuan itulah, Sofyan mengatakan Abdul meminta maaf kepadanya karena sempat memandang sebelah mata dari penampilan saja. Abdul pun memuji suara indah Sofyan saat melantunkan ayat suci Alquran.

"Ngobrol sepintas, beliau meminta maaf, mungkin karena penampilan saya seperti ini baca surat Al-Fatihah dan Al-Jumuah dan beliau kaget. Dia bilang ke ajudannya 'ini suaranya luar biasa'," tutupnya. Pada akhirnya, Abdul berperan pada viralnya video salat Sofyan.
(dkp/tor)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menteri Malaysia : Wirathu Jangan Coba-coba ke Aceh, Atau Rudal Kami yang Akan Menyambut Duluan!

Menteri Pertahanan Malaysia Hishamuddin Hussein, menanggapi seruan Wirathu yang mengancam akan menyerang Aceh, Rabu (15/3/2017).

Berbicara kepada wartawan di lobi parlemen, Hishamuddin mengatakan bahwa Malaysia memiliki hubungan istimewa dengan Indonesia, khususnya Nangroe Aceh Darussalam.

Hishamuddin mengatakan, Malaysia akan dengan senang hati mengirimkan rudal-rudal mereka jika mendeteksi ada kapal atau pesawat Myanmar yang berisi biksu yang ingin menyerang Aceh.

”Hubungan Malaysia dan Indonesia seperti saudara kandung. Terlebih dengan Aceh. Kami tidak akan membiarkan seorang biksu pun yang dengan leluasa melewati laut Malaysia, tanpa berhadapan dengan rudal-rudal kami,” katanya.

Malaysia yakin Biksu Wirathu akan berpikir hingga sejuta kali jika ingin membuat rusuh di Aceh.

”Sangat tidak masuk akal jika Biksu Wirathu berani ke Aceh. Saya yakin ia akan membuat lubang kuburnya sendiri jika berani ke sana,” imbuh dia, seperti dikutip The Star.

Menhan Malaysia yang masih kerabat dekat…

Tidak Dipedulikan Pemerintah, Turki dan Brunei Berebut Bocah Aceh Ini

Naufal Rizki, pelajar kelas 2 MTSN Langsa Lama, Kota Langsa, Aceh penemu energi listrik dari pohon kedondong mulai diincar negara luar. Tak tanggung-tanggung, Turki dan Brunei melalui menteri energinya mengaku tertarik memboyong Naufal ke nagara mereka. Hal ini mengemuka setelah tidak adanya tindak lanjut dari pemerintah Indonesia meneruskan penelitian energi yang terbarukan tersebut.

"Energi yang terbarukan adalah masa depan dunia. Para penemunya adalah permata yang layak diperebutkan," ujar Menteri Energi Turki Yildiz, Senin (8/5) seperti dikutip dari AFP seraya menyayangkan pemerintah Indonesia yang tidak jeli melihat potensi rakyatnya sendiri.

Senada dengan Yildiz, Menteri Energi Brunei Darussalam Mohammad Yasmin bin Haji Umar juga mengutarakan hal yang sama.

"Efisiensi energi mutlak diberlakukan. Masa depan dunia berada di genggaman para penemu energi yang terbarukan. Kami berani membayar mahal demi hal tersebut," kataYasmin bin Haji Umar.

Biaya Penelitian Na…

Biksu Wirathu : Tak Ada yang Dapat Membendung Kami ke Aceh!

Terkait hukuman cambuk yang dikenakan kepada 2 orang pemeluk Buddha di Aceh, Wirathu selaku biksu Myanmar yang anti-Islam kembali meneriakkan ancamannya.

Biksu yang mendalangi pembantaian ratusan ribu muslim di Rohingya ini berjanji akan membalas perlakuan muslim di Aceh terhadap umat Buddha. Dikutip dari Aljazeera, Wirathu membanggakan pembunuhan massal yang telah dilakukan para pengikutnya.

"Kami telah membantai ratusan ribu muslim di Myanmar, tak ada yang dapat membendung kami ke Aceh," ujar biksu yang hanya dihukum satu tahun ini.

"Para biksu sudah dibekali kemampuan militer. Kami tidak hanya akan mengusir umat muslim di Myanmar, tapi juga di Asia Tenggara ini. Agar kedamaian tercipta abadi," ketusnya.



Biksu bernama lengkap Ashin Wirathu itu menyebarkan kebencian ke tengah masyarakat Myanmar. Dia menanamkan ketakutan suatu saat kelompok Muslim minoritas akan menguasai negara yang dulu dikenal dengan nama Burma itu.

Sepuluh tahun lalu, publik belum pernah mende…