Langsung ke konten utama

WARNING! Jangan Biarkan Anak Anda Mendengar Lagu Despacito, Ini Alasannya...


Sejak lagu 'Despacito' mencuat dan banyak diputar di radio-radio, nama Luis Fonsi menjadi buah bibir. Sayangnya, belum banyak yang tahu, makna sebenarnya lirik lagu tersebut.

Lagu Despacito memang menjadi pemuncak di youtube dengan jumlah penonton mencapai 4,6 Miliar.

Tapi jangan biarkan anak anda memutar atau bahkan melihat klip lagu tersebut. Lirik lagu ciptaan Luis Fonsi tersebut dinilai telah meningkatkan angka kekerasan seksual di beberapa negara.

Karena memang lagu Despacito mengandung semacam hipnoteach yang menggabungkan alunan musik yang mampu mengontrol alam bawah sadar manusia dan ditambah lirik yang erotis. Hal inilah yang membuat pendengarnya mempunyai hasrat yang kuat untuk segera melakukan adegan dewasa.

Di beberapa negara di Amerika Latin, terlacak angka perkosaan yang terus meningkat setelah lagu Despacito mulai menjadi trending.

Ditengarai, si pencipta lagu ini adalah penganut sekte sesat yang melegalkan seks bebas.

(Pelan-pelan)
Quiero respirar tu cuello despacito
(Aku ingin bernafas dilehermu pelan-pelan)
Deja que te diga cosas al oído
(Biarkan aku berbisik ditelingamu)
Para que te acuerdes si no estás conmigo
(Supaya kau bisa mengingat aku saat kau tak bersamaku)
Despacito
(Pelan-pelan)
Quiero desnudarte a besos despacito
(Aku ingin melepas pakaianmu secara perlahan sambil menciummu)
Firmo en las paredes de tu laberinto
(Memasuki "dinding labirin" mu)
Y hacer de tu cuerpo todo un manuscrito
9Dan membut tanda diseluruh tubuhmu)
Sube, sube, sube Sube, sube
(Naik, naik, naik, naik)
Quiero ver bailar tu pelo
(Aku ingin melihat tarianmu)
Quiero ser tu ritmo
(Aku ingin mengikuti ritmemu)
Que le enseñes a mi boca
(Aku ingin kau mengajar mulutku)
Tus lugares favoritos
(Bagian favoritmu)
Favorito, favorito, baby
(favorit favorit, sayang)
Déjame sobrepasar tus zonas de peligro
(Biarkan aku melewati zona berbahayamu)
Hasta provocar tus gritos
(Hingga aku membuatmu berteriak)
Y que olvides tu apellido
(Dan membuatmu melupakan nama terakhirmu)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menteri Malaysia : Wirathu Jangan Coba-coba ke Aceh, Atau Rudal Kami yang Akan Menyambut Duluan!

Menteri Pertahanan Malaysia Hishamuddin Hussein, menanggapi seruan Wirathu yang mengancam akan menyerang Aceh, Rabu (15/3/2017).

Berbicara kepada wartawan di lobi parlemen, Hishamuddin mengatakan bahwa Malaysia memiliki hubungan istimewa dengan Indonesia, khususnya Nangroe Aceh Darussalam.

Hishamuddin mengatakan, Malaysia akan dengan senang hati mengirimkan rudal-rudal mereka jika mendeteksi ada kapal atau pesawat Myanmar yang berisi biksu yang ingin menyerang Aceh.

”Hubungan Malaysia dan Indonesia seperti saudara kandung. Terlebih dengan Aceh. Kami tidak akan membiarkan seorang biksu pun yang dengan leluasa melewati laut Malaysia, tanpa berhadapan dengan rudal-rudal kami,” katanya.

Malaysia yakin Biksu Wirathu akan berpikir hingga sejuta kali jika ingin membuat rusuh di Aceh.

”Sangat tidak masuk akal jika Biksu Wirathu berani ke Aceh. Saya yakin ia akan membuat lubang kuburnya sendiri jika berani ke sana,” imbuh dia, seperti dikutip The Star.

Menhan Malaysia yang masih kerabat dekat…

Tidak Dipedulikan Pemerintah, Turki dan Brunei Berebut Bocah Aceh Ini

Naufal Rizki, pelajar kelas 2 MTSN Langsa Lama, Kota Langsa, Aceh penemu energi listrik dari pohon kedondong mulai diincar negara luar. Tak tanggung-tanggung, Turki dan Brunei melalui menteri energinya mengaku tertarik memboyong Naufal ke nagara mereka. Hal ini mengemuka setelah tidak adanya tindak lanjut dari pemerintah Indonesia meneruskan penelitian energi yang terbarukan tersebut.

"Energi yang terbarukan adalah masa depan dunia. Para penemunya adalah permata yang layak diperebutkan," ujar Menteri Energi Turki Yildiz, Senin (8/5) seperti dikutip dari AFP seraya menyayangkan pemerintah Indonesia yang tidak jeli melihat potensi rakyatnya sendiri.

Senada dengan Yildiz, Menteri Energi Brunei Darussalam Mohammad Yasmin bin Haji Umar juga mengutarakan hal yang sama.

"Efisiensi energi mutlak diberlakukan. Masa depan dunia berada di genggaman para penemu energi yang terbarukan. Kami berani membayar mahal demi hal tersebut," kataYasmin bin Haji Umar.

Biaya Penelitian Na…

Biksu Wirathu : Tak Ada yang Dapat Membendung Kami ke Aceh!

Terkait hukuman cambuk yang dikenakan kepada 2 orang pemeluk Buddha di Aceh, Wirathu selaku biksu Myanmar yang anti-Islam kembali meneriakkan ancamannya.

Biksu yang mendalangi pembantaian ratusan ribu muslim di Rohingya ini berjanji akan membalas perlakuan muslim di Aceh terhadap umat Buddha. Dikutip dari Aljazeera, Wirathu membanggakan pembunuhan massal yang telah dilakukan para pengikutnya.

"Kami telah membantai ratusan ribu muslim di Myanmar, tak ada yang dapat membendung kami ke Aceh," ujar biksu yang hanya dihukum satu tahun ini.

"Para biksu sudah dibekali kemampuan militer. Kami tidak hanya akan mengusir umat muslim di Myanmar, tapi juga di Asia Tenggara ini. Agar kedamaian tercipta abadi," ketusnya.



Biksu bernama lengkap Ashin Wirathu itu menyebarkan kebencian ke tengah masyarakat Myanmar. Dia menanamkan ketakutan suatu saat kelompok Muslim minoritas akan menguasai negara yang dulu dikenal dengan nama Burma itu.

Sepuluh tahun lalu, publik belum pernah mende…